Minggu, 28 Februari 2016

Sejarah Fisioterapi


 


          Dokter seperti Hypocrates dan Hector dipercaya sebagai yang pertama melakukan fisioterapi yang primitive, menyarankan pemijatan (Hipocrates) dan Hydrotherapy atau terapi menggunakan air (Hector) pada masyarakat zaman 460 SM. Dokumentasi paling awal mengenai praktek fisioterapi yang professional pada tahun 1894 ketika empat perawat di Inggris membentuk Chartered Society of Physioterapy. Negara- negara lain segera mengikukti dan memulai program pelatihan formal, seperti Sekolah Physiotherapy di Universitas Otago di New Zeeland di tahun 1913 , dan di Amerika tahun 1914 di Reed College, Portland, Oregon. 
    Penelitian pertama Fisioterapi di publikasikan pada Maret 1921 dalam PT (Physiotherapy) review sehingga membantu tersebarnya ilmu fisioterapi. Pada tahun yang sama Mary McMillan membentuk Physical Therapy association (sekarang disebut American Physical Therapy Association atau disingkat APTA) di tahun 1924, Georgia Warm Springs Foundation mempromosikan fisioterapi sebagai perawatan terhadap penyakit polio. Perawatan sampai tahun 1940 terutama semata terdiri dari latihan, pijatan, dan traksi. Prosedur manipulatif pada tulang belakang dan sendi ekstremitas mulai untuk dipraktekkan, terutama di negara-negara persemakmuran Inggris pada awal tahun 1950-an.

         Pada tahun 1951, WCPT (World Confederation for Physical Therapy) dibentuk oleh 11 negara anggota yaitu Australia, Canada, Denmark, Finland, Great Britain, New Zealand, Norway, South Africa, West Germany, Sweden and the United States of America. Pada dekade berikutnya, fisioterapis memulai bergerak ke praktik diluar rumah sakit dan pada rawat jalan klinik bedah tulang, sekolah negeri, universitas, pengaturan berkenaan dengan geriatri (fasilitas keterampilan merawat), pusat rehabilitasi, rumah sakit,dan pusat medis.