Rabu, 16 Maret 2016

Pertumbuhan dan Perkembangan

A.    Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Pengertian Pertumbuhan
       Pertumbuhan adalah proses menambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh makhluk hidup yang biasanya bersifat kuantitatif (dapat dihitung dengan angka). Pertumbuhan ini kebanyakan dapat dilihat dari fisik makhluk hidup itu sendiri. Proses pertumbuhan dapat terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel (pembelahan sel). Umumnya pertumbuhan akan terbatas pada usia, artinya pada usia tertentu makhluk hidup akan terhenti pertumbuhannya. Contoh pertumbuhan adalah bertambahnya tinggi badan seseorang.

Pengertian Perkembangan
       Perkembangan merupakan sebuah proses perubahan yang terjadi pada makhluk hidup menuju tingkat kedewasaan tertentu. Perkembangan bersifat kualitatif artinya tidak dapat diukur dan dinyatakan dalam angka, lebih dilihat dari segi fungsionalnya untuk menjadi makhluk yang sempurna seutuhnya.. Contoh dari perkembangan adalah ketika bayi baru lahir tentu ia belum bisa berbicara, kemudian secara perlahan ia bisa mengucapkan kata-kata tertentu sampai akhirnya ia fasih berbicara. itu adalah contoh dari perkembangan yang terjadi pada manusia. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan tidak dibatasi oleh usia karena pada usia tua manusia tetap bisa mempelajari bahasa baru yang juga termasuk ke dalam bentuk perkembangan.

Rabu, 09 Maret 2016

Psikosis dan Neurosis

A.      Neurosis
        Pengertian Neurosis
Neurosis kadang-kadang disebut psikoneurosis dan gangguan jiwa (untuk membedakannya dengan psikosis atau penyakit jiwa.  Menurut Singgih Dirgagunarsa (1978 : 143), neurosis adalah gangguan yang terjadi hanya pada sebagian dari kepribadian, sehingga orang yang mengalaminya masih bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan biasa sehari-hari atau masih bisa belajar, dan jarang memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.
Dali Gulo (1982 : 179), berpendapat bahwa neurosis adalah suatu kelainan mental, hanya memberi pengaruh pada sebagaian kepribadian,  lebih ringan dari psikosis, dan seringkali ditandai dengan : keadaan cemas yang kronis, gangguan-gangguan pada indera dan motorik, hambatan emosi, kurang perhatian terhadap lingkungan, dan kurang memiliki energi fisik, dst.Neurosis, menurut W.F. Maramis (1980 : 97), adalah suatu kesalahan penyesuaian diri secara emosional karena tidak diselesaikan suatu konflik tidak sadar.